Putri Tujuh
Penulis: Adi Syaiful Mukhtar
Tahun: 2016
Asal: Maluku
Cerita "Putri Tujuh" yang ditulis oleh Adi Syaiful Mukhtar berasal dari daerah Maluku. Cerita ini mengisahkan tentang seorang bidadari yang bernama Putri Bungso yang harus ditinggalkan oleh keenam kakaknya karena sayapnya hilang saat sedang mandi di mata air Gunung Eriwakan. Putri Bungso pun mengadakan sayembara. Bagi siapa saja yang menemukan sayapnya jika laki-laki akan dijadikan suami , sedangkan jika yang menemukan nanti adalah perempuan, maka perempuan itu akan dijadikan saudara. Tidak berapa lama, muncullah seorang pemuda bernama Laweri Hulan datang dengan membawa sayap sang putri. Semenjak itu, mereka hidup sebagai sepasang suami istri hingga pada suatu hari, Putri Bungso harus kembali ke kayangan karena perintah Sultan. Laweri Hulan pun menyusul Putri Bungso dan membawanya kembali ke bumi. Mereka pun hidup bersama dengan bahagia.
Cerita ini mengajari kita untuk selalu menepati janji yang telah kita buat. Selain itu, kita juga harus selalu berusaha dan melakukan perbuatan yang baik demi orang-orang yang kita sayangi.
