Raja Sinadin
Penulis: Harianto
Tahun: 2016
Asal: Kalimantan Barat
Cerita "Raja Senadin" yang ditulis oleh Harianto berasal dari Kalimantan Barat. Cerita ini berkisah tentang seorang raja yang zalim terhadap rakyatnya. Raja ini bernama Raja Tan Unggal. Kezalimannya pun dirasakan oleh putra dan putrinya sehingga ia dijuluki Raja Sinadin. Kata Sinadin memiliki makna, yaitu mengabaikan kebahagian. Tidak mengherankan, rakyatnya sangat patuh pada sang raja yang zalim ini. Apalagi, Raja Tan Unggul tidak segan menggunakan kesaktiannya untuk menghukum rakyatnya. Akhirnya, Raja Tan Tunggal ditenggelamkan dalam keranda besi Sungai Sambas oleh rakyatnya sendiri. Sungai Sambai adalah sungat yang sangat luas dan berada di tengah muara Sungai Kota Bangun. Di sanalah, riwayat sang raja yang zalim itu tamat.
Cerita ini mengajarkan untuk tidak berbuat zalim atau semena-mena kepada orang lain. Hal ini dikarenakan kezaliman itu sendirilah yang akan menzalimi diri sendiri. Perbuatan jahat tidak akan pernah berakhir dengan kebaikan.
