Tomanurun
Penulis: Dewi Khairiah
Tahun: 2016
Asal: Sulawesi Selatan
Cerita
Tomanurun yang ditulis oleh Dewi Khairiah ini berasal dari sastra lisan Tana
Toraja, Sulawesi Selatan. Cerita ini mengisahkan Polo Padang yang melanggar
sumpahnya sendiri. Dulu sebelum menikahi Putri Bungsu dari negeri kayangan,
Polo Padang berjanji tidak akan pernah berkata kasar kepada istrinya. Akan
tetapi, janji itu tanpa sengaja dilanggar Polo Padang. Akibatnya, Putri Bungsu
dan putranya pergi ke kayangan meninggalkan Polo Padang. Karena kesepian
ditinggal anak istrinya, akhirnya Polo Padang mencari mereka sampai ke negeri
kayangan. Namun, kehadiran Polo Padang tidak diterima mertuanya, Raja Kayangan.
Akhirnya, setelah melewati berbagai rintangan, Polo Padang berhasil melalui
semua ujian yang diberikan Raja Kayangan. Polo Padang telah membuktikan betapa
besar rasa cintanya kepada istri dan anaknya. Polo Padang diterima menjadi
menantu Raja Kayangan. “Kembalilah kau bersama anak dan istrimu ke bumi sebagai
tomanurun” kata Raja Kayangan. Tomanurun dalam bahasa Toraja artinya
orang-orang yang diturunkan.
Pesan moral dari cerita ini adalah menjaga ucapan sebaik mungkin.
