Atuf Sang Penakluk Matahari
Penulis: Rudi Zofid
Tahun: 2017
Asal: Maluku
Cerita rakyat yang ditulis oleh Rudi Zofid ini berasal dari Maluku. Cerita ini berkisah tentang tokoh Atuf seorang petarung yang kisahnya terekam dalam memori masyarakat Maluku Tenggara, khususnya masyarakat yang mendiami Pulau Babar, Selaru, Yamdena, Kei Besar, dan sebagian Nusa Tenggara Timur. Pulau-pulau yang terpisah oleh lautan itu menjadi terhubung karena adanya kesamaan cerita tentang Atuf. Konon katanya Atuf hidup pada zaman purbakala, ketika jarak langit dan bumi sangat dekat. Pada masa itu, di langit hanya ada matahari. Bila malam tiba, langit sangat hitam kelam karena belum ada bulan dan bintang-bintang. Akan tetapi, matahari pada zaman itu seperti makhluk bernyawa sehingga sanggup mengatur pergerakan dengan sendirinya. Kelakuan matahari ini tentu merugikan masyarakat masyarakat. Sebagai seorang petarung, Atuf pun berniat mengalahkan matahari dengan bermodalkan tombak ajaib. Di perjalanan mengalahkan matahari, Atuf bertemu seorang nenek yang mengingatkan Atuf dan para pembantunya agar tidak singgah di Tanjung Lamdesar. Namun, karena kelalaian Atuf, setelah ia memenangkan pertarungan dengan matahari, ia melupakan pesan nenek tersebut. Sesampainya Atuf di Tanjung Lamdesar ia berubah menjadi batu.
Cerita ini mengandung pesan bahwa kita tidak boleh lalai. Seperti kisah Atuf yang telah menaklukkan Matahari. Dia telah menjadi pemenang. Akibat alpa dan lalai pada hal kecil, bencana besar bisa hadir tanpa bisa dihindari.